RENUNGAN HATI, Bagian ke-21: Sekolah Hati – Sentra Spiritualitas MSC

banner 468x60

WONOSOBO, Senin (2/3) –

“TUHAN Allah mengambil manusia itu dan menempatkannya dalam taman Eden untuk mengusahakan dan memelihara taman itu.”

Bacaan Lainnya
banner 300x250

(Kejadian 2:15)

Cuaca yang semakin ekstrem menjadi tanda zaman yang tak dapat kita abaikan. Angin kencang dan hujan lebat mengingatkan kita bahwa alam memiliki dinamika yang perlu kita hormati. Pengurangan dahan pohon yang tinggi di Taman Rohani Anggrunggondok bukanlah tindakan merusak, melainkan bagian dari tanggung jawab untuk mengusahakan dan memelihara.

Allah tidak hanya menciptakan taman; Ia mempercayakannya kepada manusia. Kata “mengusahakan” berarti merawat dengan bijaksana. Kata “memelihara” berarti menjaga agar kehidupan tetap lestari dan aman. Kadang merawat berarti memangkas, supaya pohon tetap sehat, tidak membahayakan, dan tetap memberi kehidupan.

Dalam spiritualitas Hati Kudus, kita belajar bahwa merawat ciptaan adalah wujud kasih. Kasih tidak membiarkan sesuatu bertumbuh tanpa arah. Kasih berani menata, membimbing, bahkan memangkas demi kebaikan yang lebih besar.

Mungkin dalam hidup rohani kita pun ada “dahan-dahan tinggi” lkesombongan, kelekatan, kebiasaan lama yang perlu dipangkas agar kita tidak mudah roboh saat badai kehidupan datang. Cuaca ekstrem di luar menjadi simbol dinamika batin di dalam.

Semoga setiap langkah perawatan di Taman Rohani Anggrunggondok menjadi doa yang hidup:
bahwa kita tidak hanya tinggal di bumi, tetapi sungguh merawatnya dengan hati yang bijaksana.

Tuhan, ajarilah kami merawat ciptaan-Mu dengan kasih dan kebijaksanaan.
Bila perlu memangkas, berilah kami keberanian.
Bila perlu menata, berilah kami hikmat.
Agar hati kami pun tetap teduh dalam badai zaman.
Amin.

rsumsc

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60