WONOSOBO, Sabtu (21/3) –
“Segala sesuatu yang dijadikan Allah itu sungguh amat baik adanya.”
(Kejadian 1:31)
Idulfitri adalah momen kemenangan bukan hanya kemenangan menahan diri, tetapi juga kemenangan hati yang kembali bersih, jernih, dan penuh kasih. Dalam terang iman, kita diingatkan bahwa seluruh ciptaan Allah itu baik. Bumi, alam, sesama manusia semuanya adalah bagian dari kebaikan yang dipercayakan kepada kita untuk dijaga dan dirawat.
Silaturahmi yang kita jalani, saling mengunjungi dan mengucapkan mohon maaf lahir dan batin, menjadi jalan pemulihan relasi. Tidak hanya dengan sesama, tetapi juga dengan alam ciptaan. Hati yang bersih akan lebih peka: tidak mudah merusak, lebih peduli, dan bersedia merawat kehidupan di sekitar.
Kemenangan sejati adalah ketika kita mampu berdamai dengan Tuhan, dengan sesama, dan dengan bumi tempat kita berpijak.
Pertanyaan refleksi:
Sudahkah hati saya yang “kembali fitri” ini juga mendorong saya untuk hidup lebih peduli terhadap sesama dan lingkungan?
Doa singkat:
Tuhan, sucikanlah hatiku agar mampu mengasihi dengan tulus, memaafkan dengan ikhlas, dan merawat ciptaan-Mu dengan penuh tanggung jawab. Amin.
rsumsc











