RENUNGAN HATI, Bagian ke-42: Sekolah Hati – Sentra Spiritualitas MSC

banner 468x60

WONOSOBO, Rabu (25/3) –

“Tuhan Allah mengambil manusia itu dan menempatkannya dalam taman Eden untuk mengusahakan dan memelihara taman itu.”
Kitab Kejadian 2:15

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Harga-harga mulai berangsur turun, memberi sedikit kelegaan setelah masa yang menekan. Namun di tengah rasa syukur itu, kita diingatkan oleh kabar duka: kecelakaan di masa arus balik, banyak terjadi karena sopir mengantuk dan kelelahan.

Firman Tuhan hari ini mengajak kita untuk mengusahakan dan memelihara. Bukan hanya taman alam, tetapi juga kehidupan termasuk tubuh, waktu, dan tanggung jawab kita di jalan. Mengemudi bukan sekadar aktivitas, melainkan bagian dari panggilan menjaga kehidupan: kehidupan diri sendiri dan sesama.

Mengantuk bukan hal sepele. Ia tanda tubuh meminta istirahat. Mengabaikannya berarti mengabaikan anugerah kehidupan yang dipercayakan Tuhan. Dalam perspektif ekologis, kita diajak hidup selaras: dengan alam, dengan ritme tubuh, dan dengan sesama pengguna jalan.

Maka, refleksi kita hari ini sederhana namun mendalam:

  • Istirahatlah ketika lelah.
  • Jangan memaksakan diri demi cepat sampai.
  • Hargai hidup karena itu titipan Tuhan.

Harga boleh turun, tetapi nilai kehidupan tidak pernah boleh ditawar.

Tuhan, ajar kami bijaksana menjaga hidup yang Engkau percayakan. Beri kami kepekaan untuk berhenti saat lelah, dan kerendahan hati untuk tidak memaksakan diri. Lindungilah setiap perjalanan kami dan sesama di jalan. Amin.

rsumsc

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60