RENUNGAN HATI, Bagian Ke-47: Sekolah Hati – Spiritualitas MSC

banner 468x60

WONOSOBO, Selasa (31/3)

“Serigala akan tinggal bersama domba, dan macan tutul akan berbaring di samping kambing…”
Kitab Yesaya 11:6

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Dalam nubuat ini, kita diajak membayangkan sebuah dunia yang tampaknya mustahil: yang liar menjadi lembut, yang buas hidup berdampingan dengan yang lemah. Gambaran ini bukan sekadar mimpi, tetapi visi Allah tentang perubahan hati tentang transformasi terdalam dalam diri manusia.

Pengalaman Don Bosco juga berangkat dari realitas yang keras. Ia melihat anak-anak jalanan seperti “serigala”: liar, terluka, penuh kemarahan, dan sulit diatur. Namun ia tidak berhenti pada label itu. Dengan cinta, kesabaran, dan pendidikan yang menyentuh hati, ia percaya bahwa “serigala” bisa menjadi “domba” lembut, penuh harapan. Bahkan lebih dari itu, “domba” bisa bertumbuh menjadi “gembala” pribadi yang mampu membimbing dan mengasihi sesamanya.

Spiritualitas Hati Kudus mengajak kita masuk dalam proses yang sama: membiarkan hati kita dibentuk oleh kasih. Dalam hidup sehari-hari, mungkin kita juga menjumpai “serigala” baik dalam diri orang lain maupun dalam diri kita sendiri: amarah, egoisme, luka batin. Namun Tuhan tidak pernah berhenti percaya bahwa kita bisa berubah.

Renungan:

  • Bagian mana dalam diriku yang masih “liar” dan butuh disentuh kasih?
  • Siapa “serigala” di sekitarku yang dipanggil untuk aku dekati dengan kelembutan, bukan penghakiman?
  • Sudahkah aku bertumbuh menjadi “gembala” bagi sesama, membawa damai dan harapan?

Doa singkat:
Tuhan, lembutkanlah hatiku. Ubahkan yang keras menjadi penuh kasih, yang liar menjadi damai. Jadikan aku alat-Mu untuk menghadirkan cinta di tengah dunia. Amin.

rsumsc

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60