RENUNGAN HATI, Bagian Ke-10: Sekolah Hati – Sentra Spiritualitas MSC

banner 468x60

WONOSOBO, Kamis (19/2) –

“Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah.” (Matius 5:8)

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Di bulan yang penuh rahmat ini, kita menyaksikan keindahan yang jarang terjadi: saudara-saudari Muslim memasuki bulan suci Ramadan dengan puasa dan doa, sementara umat Katolik menjalani masa Prapaskah melalui pantang dan puasa untuk menyambut Paskah, hari kebangkitan Tuhan.

Dua jalan, satu makna yang serupa: kembali kepada Allah dengan hati yang lebih murni.

Puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga. Ia adalah sekolah hati. Di sanalah kita belajar mengendalikan diri, membersihkan niat, meredam amarah, serta menumbuhkan belas kasih. Kita diajak menyadari bahwa hidup bukan hanya tentang memenuhi keinginan, tetapi tentang memaknai setiap anugerah.

Dalam Ramadan, umat Muslim berlatih kesabaran dan kepedulian sosial. Dalam Prapaskah, umat Katolik diajak bertobat, berpantang, dan memperdalam kasih. Keduanya mengajarkan keheningan batin—sebuah ruang di mana Tuhan berbicara lebih lembut, namun lebih dalam.

Bulan ini menjadi undangan bagi kita semua:

  • untuk memperbaiki relasi dengan Tuhan,
  • untuk mempererat persaudaraan lintas iman,
  • untuk menghadirkan damai dalam tindakan nyata.

Semoga setiap lapar yang ditahan melahirkan empati.
Semoga setiap doa yang dipanjatkan menumbuhkan harapan.
Dan semoga hati kita semakin siap menyambut hari kemenangan dan kebangkitan dengan jiwa yang bersih dan penuh kasih.

Salam hangat dalam doa dan persaudaraan.

rsumsc

 

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60