RENUNGAN HATI, Bagian ke-24: Sekolah Hati – Sentra Spiritualitas MSC

banner 468x60

WONOSOBO, Jumat (6/3) –

“Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.”
Injil Matius 11:28

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Kadang manusia bertahan begitu lama dalam kelelahan hidup.
Tubuh sudah tidak sanggup, pikiran sudah buntu, hati pun terasa kosong. Namun entah mengapa, ia masih terus memegang semuanya sendiri.

Padahal bumi mengajarkan hal yang sederhana.
Daun yang sudah kering tidak berusaha tetap menempel pada ranting. Ia jatuh.
Tanah menerimanya.
Dan dari pelapukan itu, kehidupan baru tumbuh.

Alam tidak memaksa dirinya melawan siklus Sang Pencipta.

Lalu manusia?

Ketika seseorang sudah tidak mampu berbuat apa-apa lagi, ketika doa orang lain mengalir untuknya, ketika hidup terasa seperti senja yang panjang — mungkin pertanyaan yang lembut perlu muncul di dalam hati:

Apakah ia lupa pulang?

Pulang bukan berarti menyerah dalam keputusasaan.
Pulang adalah percaya kembali.
Pulang adalah meletakkan beban di tangan Sang Pencipta.
Pulang adalah mengizinkan diri beristirahat di dalam kasih yang lebih besar dari segala usaha manusia.

Kadang yang paling sulit bukanlah penderitaan itu sendiri,
melainkan melepaskan kendali.

Namun Tuhan yang sama yang menumbuhkan hutan, menggerakkan angin, dan memberi napas pada setiap makhluk, juga memanggil manusia dengan kelembutan:

Datanglah.

Mungkin hari ini doa yang paling jujur hanyalah ini:

“Tuhan, aku sudah tidak kuat.
Jika waktuku masih di bumi, kuatkan aku.
Jika Engkau memanggilku pulang, tuntunlah aku dengan damai.” 🙏

Karena pada akhirnya, setiap hati diciptakan untuk satu arah:
kembali kepada Sang Sumber Kehidupan.

rsumsc

 

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60