RENUNGAN HATI, Bagian ke-56: Sekolah Hati, Sentra Spiritualitas MSC

banner 468x60

WONOSOBO, Kamis (16/4) –

“Orang yang setia dalam perkara kecil, ia setia juga dalam perkara besar.”

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Injil Lukas 16:10

Membuat kolam penampungan air hujan mungkin tampak sebagai tindakan kecil dan sederhana. Namun justru dalam kesetiaan pada hal-hal kecil seperti inilah kita sedang merawat kehidupan yang lebih besar. Air hujan yang ditampung adalah tanda kepekaan: bahwa kita tidak menyia-nyiakan anugerah alam, melainkan menerimanya dengan tanggung jawab.

Dalam terang iman, setiap tetes air adalah berkat. Ketika kita memanen air saat musim hujan untuk dipakai di masa kering, kita belajar hidup bijaksana, tidak berlebihan, dan tidak serakah terhadap sumber daya. Kita juga diajak untuk berpikir melampaui diri sendiri—bahwa apa yang kita lakukan hari ini akan berdampak bagi sesama dan generasi mendatang.

Spiritualitas ekologis mengajar kita bahwa merawat bumi bukan hanya soal tindakan teknis, tetapi sikap hati. Kolam penampungan menjadi simbol hati yang siap menerima, menyimpan, dan membagikan kehidupan. Hati yang demikian tidak kering, karena selalu terhubung dengan sumber berkat.

Maka, membangun kolam air hujan bukan sekadar proyek fisik, melainkan latihan kesetiaan, kebijaksanaan, dan kasih terhadap ciptaan.

Pertanyaan refleksi:

Apakah saya sudah setia merawat “hal kecil” dalam hidup yang sebenarnya menopang kehidupan banyak orang?

rsumsc

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60