SEKOLAH HATI – Sentra Spiritualitas MSC

banner 468x60

TARONAGGRO.COM –

“Aku menanam, Apolos menyiram, tetapi Allah yang memberi pertumbuhan.”
1 Korintus 3:6

Tanaman baru di Watugendong tidak cukup hanya ditanam. Ia perlu dijadwalkan untuk dirawat: dipupuk, disiram, dibersihkan dari gulma, dan diperhatikan pertumbuhannya. Begitu juga jalan penghubung antara Taman Wisata Watugendong dan Taman Rohani Anggrunggondok tidak cukup hanya dibuka; jalan itu perlu ditata agar menjadi jalan yang nyaman bagi manusia dan ramah bagi alam.

Di sinilah kita belajar mengedukasi hati.

Menanam mengajarkan harapan.
Memupuk mengajarkan kesetiaan.
Menyiram mengajarkan perhatian.
Menata jalan mengajarkan pelayanan.

Kadang kita ingin melihat tanaman cepat besar, tetapi pertumbuhan membutuhkan waktu. Kita pun sering ingin hasil pelayanan segera terlihat, padahal Tuhan mengundang kita untuk setia pada proses.

Maka pekerjaan hari ini bukan sekadar pekerjaan kebun atau pekerjaan menata jalan. Kita sedang merawat kehidupan yang dipercayakan Tuhan.

Watugendong menjadi tempat belajar bahwa ekologi bukan hanya soal tanaman, tetapi soal hati manusia yang mau merawat. Jalan yang menghubungkan Watugendong dengan Anggrunggondok pun dapat menjadi simbol perjalanan kita: dari tempat wisata menuju tempat rohani, dari menikmati ciptaan menuju bersyukur kepada Sang Pencipta.

Pertanyaan untuk hati:
“Apa yang sudah Tuhan tanam dalam hidupku, yang hari ini perlu kupupuk dan rawat dengan lebih setia?”

RSumsc

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60